Entri Populer

Rabu, 21 Januari 2015

Dedi MULYADI: Selasa-Rabu Pakai Kampret!

PURWAKARTA, RAKA - Enggan disebut meniru gaya Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, Bupati Purwakarta tahun 2013 ini mengintruksikan para PNS (Pegawai Negeri Sipil), dan pelajar menggunakan baju daerah dua kali dalam seminggu, Selasa dan Rabu. "Sudah, mulai sekarang kampretnya dipakai dua kali seminggu. Selasa dan Rabu," kata Dedi Mulyadi kepada para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Pendopo Purwakarta, baru-baru ini. Dedi juga meminta para kepala dinas tersebut agar mensosialisasikan kebijakan baru tersebut kepara para pegawai lain. Sebelumnya, penggunaan baju pangsi dan kebaya tersebut hanya diwajibkan pada hari Rabu saja. Namun, belakangan di Jakarta, Jokowi pun ternyata mengeluarkan kebijakan serupa yakni dengan mewajibkan PNS pakai baju adat Betawi pada hari Rabu. "(Dibanding Jokowi) kita yang lebih dulu mengharuskan PNS pakai baju adat setiap hari Rabu. Kan di Purwakarta sudah hampir satu tahun. Laki-laki pakai pangsi hitam, perempuan pakai kebaya putih," lanjut Dedi. Bedanya lagi, sambung Dedi, di Jakarta penggunaan baju adat tersebut baru diberlakukan di kalangan pegawai kantor DKI, belum menjamah hingga ke tingkat sekolah. Sementara di Purwakarta, tidak hanya para PNS, para siswa pun dianjurkan mengenakan baju "kampret". Bahkan, demi mensukseskan kebijakan tersebut, Pemkab bertekad hendak mengalokasikan anggaran untuk biaya penggantian baju kampret, bagi masing-masing siswa. Selebihnya, menjadikan hari Rabu sebagai hari daerah. Dimana, pada hari tersebut selain dianjurkan menggunakan bahasa daerah (sunda), pelajaran di tiap sekolah pun diarahkan kepada mata pelajaran kedaerahan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar